KARAWANG - GLOBALSATU.ID -Menjelang waktu berbuka puasa, Bupati Karawang Aep Syaepuloh SE., menggelar kegiatan silaturahmi dan ramah tamah antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan para wartawan dari berbagai media cetak, televisi, dan media online. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang ini berlangsung di Aula Husni Hamid, Senin (16/03).
Dalam sambutannya, Aep Syaepuloh mengajak sekitar 500 jurnalis yang hadir untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Kabupaten Karawang. Ia juga mempersilakan para wartawan menjalankan tugas jurnalistiknya secara profesional.
“Rekan-rekan wartawan silakan bekerja sesuai profesinya. Apabila ada temuan yang kurang baik misalnya, boleh disampaikan kepada kami. Kepada teman-teman semua media, saya mohon maaf jika barangkali ada yang kurang berkenan,” ujarnya.
Menurut Aep, suasana yang kondusif merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa menciptakan kondisi tersebut tidak bisa dilakukan oleh pemerintah kabupaten saja, tetapi juga membutuhkan dukungan dari insan pers.
“Wartawan memiliki tugas bukan hanya sekadar mengejar pemberitaan saja. Akan tetapi juga sudah seharusnya turut menjaga kondusivitas. Karena suasana yang damai dan kondusif itu sebetulnya diinginkan oleh semua kalangan, baik pemerintah maupun seluruh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, Poltak SML Toruan, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa berbagai media yang telah terdaftar selama ini menjadi mitra strategis Kominfo dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
Ia berharap hubungan kemitraan tersebut dapat terus terjaga, termasuk dalam menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat.
“Sebagai bentuk kepedulian Bupati dan jajaran di Pemkab Karawang, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini kami memberikan sekadar bingkisan kepada rekan-rekan wartawan yang hadir. Tercatat di kami ada sekitar 500 wartawan. Tapi jangan khawatir, semua yang hadir di sini pasti kebagian bingkisan,” tutupnya.
(Hel)