KARAWANG - GLOBALSATU.ID - Isu pengelolaan keuangan sekolah menjadi sorotan utama dalam acara pelantikan ratusan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kegiatan ini digelar pada Jumat (24/6/2026) pagi di Plaza Pemda Karawang.
Sebanyak 199 kepala sekolah resmi dilantik dalam kesempatan tersebut, terdiri dari 191 kepala sekolah jenjang SD, 9 jenjang SMP, serta kepala satuan pendidikan lainnya. Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 2 April 2026.
Dalam arahannya, Bupati Karawang menekankan pentingnya integritas para pemimpin satuan pendidikan, khususnya dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia mengingatkan agar tidak ada penyimpangan yang dapat merugikan dunia pendidikan maupun masyarakat.
“Jangan sampai ada penyimpangan dana BOS. Jangan dzalim. Gunakan dana tersebut semata-mata untuk kepentingan sekolah dan kemajuan pendidikan,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti bahwa kesejahteraan tenaga pendidik saat ini sudah semakin diperhatikan oleh pemerintah. Mulai dari gaji pokok hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang terus meningkat, menurutnya menjadi alasan kuat untuk menutup celah penyalahgunaan anggaran.
“Gaji sudah ada, TPP juga naik. Tugas kita sekarang adalah fokus menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik untuk anak-anak,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menegaskan agar praktik pungutan liar (pungli) tidak terjadi di lingkungan sekolah. Seluruh kepala sekolah diminta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat kepemimpinan sekolah agar berjalan bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.
Dengan penegasan ini, diharapkan pengelolaan dana BOS di seluruh sekolah di Karawang dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi siswa serta lingkungan pendidikan.
(Hel)