Ketua DPD APDESI Jabar Sukarya WK Bantah Tuduhan Intimidasi, Beberkan Kronologi Pendampingan Polisi


KARAWANG – GLOBALSATU.ID-Ketua DPD APDESI Jawa Barat Sukarya WK akhirnya angkat bicara terkait tuduhan intimidasi yang menyeret namanya dalam operasi pencarian tersangka kasus dugaan penggelapan mobil di Kabupaten Karawang, Minggu 31 Mei 2026.

WK membantah tegas berbagai tudingan yang beredar, termasuk isu bahwa dirinya melakukan intimidasi hingga membawa atau mengacungkan senjata api saat berada di lokasi pencarian.

Menurutnya, kehadirannya saat itu semata-mata untuk mendampingi anggota Buser Polres Karawang yang sedang melakukan pengejaran terhadap seorang tersangka dugaan penggelapan mobil yang diduga telah merugikan anaknya.

"Saya mendampingi Buser Polres Karawang karena anak saya adalah korban penggelapan mobil. Polisi meminta saya ikut membantu mengenali tersangka karena mereka tidak mengetahui wajah yang bersangkutan," ujar WK kepada Media.

Ia menjelaskan, dirinya tidak memiliki kewenangan apa pun dalam proses penegakan hukum dan hanya hadir sesuai permintaan petugas. WK juga menegaskan tidak pernah melakukan tindakan intimidasi maupun membawa senjata api sebagaimana yang dituduhkan.

"Silakan dicek CCTV dan keterangan anggota di lapangan. Saya datang sebagai orang tua korban yang diminta membantu identifikasi, bukan sebagai penegak hukum," tegasnya.

Kasus dugaan penggelapan mobil tersebut saat ini masih dalam proses penanganan Polres Karawang. Pihak kepolisian disebut telah mengantongi identitas terlapor dan terus melakukan pengembangan.

WK berharap publik tidak langsung percaya pada informasi sepihak dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.


(Hel)