GLOBAL SATU

Berita Nyata

Loading...

Iklan

DPRKP dan Kejari Karawang Monev Pembangunan Rumah Korban Abrasi di Cemarajaya

Rabu, 23 September 2026, September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T00:44:39Z
KARAWANG , GLOBALSATU.ID,Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang bersama Kejaksaan Negeri Karawang melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan rumah bagi korban abrasi dan rob di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Selasa (14/9/2026).

Monev ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan rumah relokasi berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan tepat sasaran bagi warga terdampak abrasi pesisir utara Karawang.

Kepala DPRKP Karawang menyebutkan, kawasan Cemarajaya merupakan salah satu titik terparah abrasi di pantai utara. Setiap tahun, puluhan rumah warga tergerus air laut akibat pasang rob dan hilangnya sabuk pantai. Relokasi menjadi solusi mendesak agar warga mendapat hunian yang layak dan aman.

"Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi memulihkan kehidupan warga pesisir. Mereka kehilangan tempat tinggal karena abrasi. Negara harus hadir memastikan hunian penggantinya layak, aman, dan tidak bermasalah di kemudian hari," ujarnya di lokasi.

*Kejari Kawal dari Sisi Pencegahan*

Keterlibatan Kejaksaan Negeri Karawang dalam monev ini merupakan bagian dari pendampingan hukum dan pengawalan program strategis daerah. Kejaksaan memastikan setiap tahapan, mulai dari pengadaan, pembangunan, hingga serah terima, berjalan sesuai regulasi dan bebas dari potensi penyimpangan.

Kasi Intelijen Kejari Karawang menegaskan, pengawalan difokuskan pada aspek pencegahan.

"Kami hadir untuk memastikan bantuan untuk korban abrasi ini benar-benar sampai ke yang berhak dan kualitas bangunannya sesuai. Jangan sampai masyarakat yang sudah menjadi korban abrasi, menjadi korban kedua karena kualitas bangunan yang buruk," tegasnya.

Dalam monev tersebut, tim gabungan meninjau langsung progres fisik bangunan, kualitas material, pondasi, serta kelengkapan administrasi penerima bantuan.

Sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur akhirnya mendapat hunian yang lebih aman setelah bertahun-tahun hidup dalam ancaman rob.

"Rumah lama saya sudah 2 meter dari bibir pantai, tiap malam khawatir. Alhamdulillah sekarang dibantu rumah baru, lebih jauh dari laut dan tidak kebanjiran lagi," kata Warsim (52), warga Dusun Tanjungsari Cemarajaya.

Pemkab Karawang menargetkan seluruh rumah relokasi korban abrasi di Cemarajaya dapat selesai tepat waktu sebelum puncak musim rob akhir tahun, sehingga warga bisa segera menempati hunian baru yang lebih layak dan permanen.

( Hel )

Komentar

Tampilkan

  • DPRKP dan Kejari Karawang Monev Pembangunan Rumah Korban Abrasi di Cemarajaya
  • 0

Terkini