KARAWANG, GLOBALSATU.ID,Gelak tawa anak-anak usia dini adalah melodi paling jujur di sekolah. Kini, melodi itu akan beresonansi lebih merdu di ruang kelas yang kokoh dan aman.
Angin segar itu tengah berembus di PAUD Merpati. Melalui program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, PAUD ini resmi memulai transformasi besar menuju standar pendidikan usia dini yang lebih ideal.
Transformasi Nyata: Rp1,1 Miliar untuk 150 Hari Kerja
Revitalisasi ini bukan renovasi biasa. Proyek ini dikerjakan oleh Tim P2 SP dengan sumber dana APBN 2026 senilai Rp 1.168.071.000.
Berdasarkan data teknis, pembangunan ditargetkan selesai dalam 150 hari kalender terhitung sejak 17 Juli 2026 hingga 18 November 2026
Catatan Proyek:
- Nama Lembaga: PAUD Merpati
- Sumber Dana: APBN 2026
- Total Anggaran: Rp 1.168.071.000
- Durasi Pengerjaan: 150 Hari Kalender
- Periode 17 Juli - 18 November 2026
Mutu Bangunan Raih Apresiasi Ahli
Standar tinggi yang dipatok pemerintah mendapat apresiasi dari para pengamat. Berdasarkan hasil peninjauan langsung oleh aktivis dan pengamat konstruksi Ahmad Muslim dan Ade Balok, proyek ini berjalan sesuai prosedur.
Mulai dari kekuatan struktur pondasi, kerangka bangunan, hingga pemilihan material dinilai sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.
“Mutunya sangat bagus. Pengerjaannya melibatkan tenaga-tenaga ahli di bidang konstruksi, sehingga aspek keamanan dan ketahanan bangunan benar-benar terjamin bagi anak-anak,” ujar Ahmad Muslim saat meninjau lokasi.
Ledakan Jumlah Murid Jadi Alasan Utama
Di balik kokohnya tiang pancang dan adukan semen, ada urgensi yang mendesak. Kepala PAUD Merpati, H. Aang, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan ini.
PAUD Merpati kini menjadi salah satu tunjukan utama masyarakat. Tercatat jumlah peserta didik mencapai 151 murid. Angka fantastis untuk ukuran PAUD yang menuntut ketersediaan ruang kelas representatif demi menunjang kegiatan belajar-mengajar.
Namun, H. Aang masih menyimpan harapan besar. Ia berharap ada dukungan lanjutan untuk pengurukan lahan sekolah.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan revitalisasi ini. Namun ke depan, kami juga sangat berharap ada dukungan untuk pengurukan lahan sekolah, demi menciptakan lingkungan dan sarana bermain yang jauh lebih nyaman serta aman bagi anak-anak,” tutur H. Aang.
Investasi untuk Masa Depan
Revitalisasi PAUD Merpati 2026 ini bukan sekadar cerita tentang batu, pasir, dan semen. Ini adalah kisah tentang investasi masa depan bangsa. Di mana setiap rupiah dari uang negara diharapkan berbuah senyum, rasa aman, dan ruang belajar layak bagi ratusan anak-anak penerus peradaban.
Dengan wajah baru ini, PAUD Merpati siap mencetak generasi emas yang cerdas, sehat, dan ceria.
( Hel )