KARAWANG , GLOBALSATU.ID,Pembangunan harus tepat sasaran, aman, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Prinsip itu yang ditekankan Kepala Desa Wadas, Jujun Junedi saat meninjau pembangunan jembatan penghubung di desanya, Selasa (15/9/2026).
Jujun menjelaskan, desain jembatan sengaja dibuat lebih tinggi dari dataran sekitar. Keputusan itu diambil untuk mengantisipasi limpasan dan aliran air, agar daya tampung lebih maksimal saat musim hujan.
"Alhamdulillah usulan kita diikuti. Jembatan dibuat lebih tinggi untuk menampung aliran air," ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Yakni pembangunan embung dan penambahan patok pengaman di kanan-kiri jembatan.
Menurutnya, hal itu sangat krusial. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Terlebih di depan jembatan terdapat sekolah, sehingga keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama.
"Jalur ini sangat padat. Di depannya ada sekolah. Keselamatan anak-anak sekolah yang paling kita khawatirkan. Mudah-mudahan tahun 2027 semua pembangunan di Desa Wadas bisa tuntas," harapnya.
Pada kesempatan itu, Jujun juga meluruskan isu yang beredar di masyarakat terkait sumber anggaran jembatan. Ia menegaskan dengan keras bahwa jembatan tersebut dibangun murni menggunakan anggaran Pemerintah Daerah yang bersumber dari pajak rakyat, bukan dana pribadi siapapun.
Hal ini perlu diluruskan, mengingat suasana di Desa Wadas saat ini tengah memanas menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak pada 22 November 2026.
"Jangan sampai salah opini. Ada yang bilang jembatan ini pakai dana pribadi, itu sangat salah. Jembatan ini dibangun oleh anggaran pemerintah daerah, uangnya dari rakyat, dari pajak. Pekerjaannya memang oleh warga Desa Wadas, dibayar oleh pemborong. Jadi tidak ada dana pribadi. Pemerintah sudah memberikan kebijakan yang sangat baik, jangan sampai ada yang mengaku-ngaku," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Jujun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas menjelang Pilkades. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak memecah persatuan.
"Mari kita jaga Pilkades Desa Wadas 2026 agar berjalan lancar, aman, dan rukun. Jaga Kabupaten Karawang dengan semangat Sabilulungan," pungkasnya.
( Hel )